Senyum Anak Yatim dan Semangat Lansia Warnai Warnai Kunjungan Wali Kota Padang ke Yayasan Berkah Amal Salih
PADANG - Pemerintah Kota Padang terus memperkuat perlindungan sosial bagi anak yatim dan warga lanjut usia melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
Komitmen tersebut ditunjukkan Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat mengunjungi Yayasan Berkah Amal Salih di Perum Mitra Utama, Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Jumat (26/6/2026).
Dalam kunjungan itu, Fadly Amran menyerahkan bantuan beras kepada 62 anak yatim yang merupakan donasi dari Yayasan MyCare. Ia juga menyerahkan penghargaan Yatim Fest serta mengalungkan tanda peserta kepada 25 peserta baru Sekolah Lansia Standar 1 (S1) dan 25 peserta Sekolah Lansia Standar 2 (S2) sebagai tanda dimulainya kegiatan belajar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Barat Mardalena Wati Yulia, Kepala Dinas Sosial Kota Padang Eri Sendjaya, Dinas P3A2KB Padqng, Ketua Yayasan Mycare, H. Rayusman, Camat Lubuk Begalung Ikrar Prakarsa, Kepala Puskesmas Lubuk Begalung Sari Ramadhani, unsur Forkopimca Lubuk Begalung.
Juga, Lurah Banuaran Devrison, Lurah Tanjung Aur Elia Roza, Bhabinkamtibmas Banuaran Aipda Dian Wihendro Ratno, Babinsa Banuaran Darlis Putra, perwakilan donatur Sania Gho serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Fadly Amran mengapresiasi Yayasan Berkah Amal Salih yang dinilai konsisten membina anak yatim, kaum dhuafa, dan lansia di Kota Padang.
Menurutnya, program-program yang dijalankan yayasan memberikan manfaat nyata. Sekaligus menjadi contoh sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga sosial dalam menyelesaikan persoalan sosial.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada BKKBN, Yayasan Berkah Amal Salih, dan MyCare yang telah melaksanakan kegiatan ini. Sehingga mampu menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak, kaum dhuafa, dan para lansia. Semoga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari kepedulian berbagai pihak," ujar Fadly Amran.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk BKKBN, organisasi sosial, dan dunia usaha, untuk terus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Khususnya anak yatim, kaum dhuafa, dan warga lanjut usia.
Menurut Fadly, program Sekolah Lansia yang dijalankan Yayasan Berkah Amal Salih sejalan dengan Program Peduli Warga Emas sebagai bagian dari Program Unggulan (Progul) Padang Melayani.
Pemerintah Kota Padang, katanya, terus menghadirkan layanan yang ramah lansia melalui peningkatan pelayanan kesehatan, penyediaan sarana dan prasarana yang inklusif, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.
"Program Warga Emas ini diwujudkan melalui pelayanan kesehatan di rumah sakit dan puskesmas, penyediaan infrastruktur yang ramah lansia. Serta berbagai layanan lainnya agar para lansia memperoleh pelayanan yang nyaman dan berkualitas," katanya.
Pada kesempatan itu, Fadly Amran juga menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp5 juta kepada Yayasan Berkah Amal Salih yang diterima Pembina Yayasan, Saribulih.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Sumatera Barat yang telah memberikan dukungan kepada yayasan. Di antaranya bantuan peralatan usaha bagi unit usaha Berkah Rasa serta bantuan bagi anak yatim dan lansia.
Selain itu, Fadly mempersilakan yayasan mengajukan proposal kepada Pemerintah Kota Padang melalui dinas terkait maupun pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD untuk mendukung pengembangan program sosial yang dijalankan.
Sementara itu, Pembina Yayasan Berkah Amal Salih, Saribulih, mengatakan yayasan selama ini aktif melaksanakan berbagai program sosial. Seperti Jumat Berkah, santunan anak yatim, pembinaan generasi muda melalui sanggar tari dan berbagai kursus serta Sekolah Lansia yang bekerja sama dengan BKKBN Sumatera Barat dan Dinas P3AP2KB Kota Padang.
Menurutnya, Sekolah Lansia menjadi wadah pembelajaran. Agar para lansia tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan berdaya. Program tersebut juga memberikan ruang bagi peserta untuk bersosialisasi, menjaga kesehatan fisik dan mental, serta meningkatkan rasa percaya diri.
"Program Sekolah Lansia memiliki tujuh materi pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup lansia agar tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan berdaya di usia senja. Kami berterima kasih kepada Bapak Wali Kota Padang yang telah hadir dan memberikan dukungan terhadap program ini," ujar Saribulih.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, dan berbagai mitra kemanusiaan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat program-program sosial. Sinergi tersebut menjadi wujud nyata kepedulian terhadap anak yatim, kaum dhuafa, dan warga lanjut usia demi mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan berdaya. (yBAS)


